Tommy...
satu nama yang berkesan di hatiku,
Tommy...
ya Tommy itu adalah orang yang berhasil merebut perhatianku sejak kali pertama aku menginjakkan kaki di sebuah kost2an yang bernama Ikahi kost. Awal aku melihat dia, semua terasa biasa saja, tidak ada yang spesial. Namun waktu aku mengetahui bahwa belum satu orang wanita pun yang mampu merebut hatinya, aku jadi sedikit tertarik dan sedikit penasaran tengtang dia. Banyak pertanyaan yang timbul, mulai dari prasangka kalau dia itu homo (hehehehe...maaf ya sayang) sampai pertanyaan jenis wanita seperti apa sih yang mampu menakhlukkan hatinya. Rasa penasaran pun mulai muncul, dan terang saja hal ini membawa aku mulai mengumpulkan informasi tentang dia. Yahh.. awalnya hanya sebuah keisengan ingin lebih mengenal dia, tapi...... lama-lama aku ada perasaan lain yang tumbuh di hatiku. Mungkin itu perasaan suka, yah sebagai remaja yang masih mempunyai emosi labil dan mungkin tidak dewasa, aku pun mulai mendekati dia, mulai dari berusaha jadi boncengan sama dia, ngasih nyoba semua masakan kreasi kakak dan aku ke dia, mulai dari donat, bolu kukus, brownis, puding dan lainnya. Tapi yang namanya hidup itu perjalanannya tidak selalu mulus, heheheh... pendekatanku gagal... dia sama sekali tidak menganggapku saat itu(T_T), mungkin karena dia orangnya cuek kali ya..
kalau misalnya saat itu ada kontes cuek, aku yakin dia bakal menangin kontes itu,
atau kalau ada perlombaan cowok alergi sama yang namanya makhluk cewek pasti dia jagonya..(hahhahhaha) jadi gak salah donk kalau aku sempat berpikir kalau dia itu punya kelainan..(hihhihhihi..jahat banget ya..)
Saat itu memang aku iseng dekati dia, hanya penasaran.
Dan aku menyerah dengan segala usahaku tuk dekati dia karena saat itu dia adalah makhluk Tuhan yang super cuek yang pernah tercipta,
aku sedih,
aku kecewa,
aku penasaran,
aku marah...karena aku betul-betul jatuh hati padanya.
Saat itu aku tidak berani untuk berharap dia akan membalas perasaanku, bahkan saking pengecutnya aku saat itu, aku menyimpan, menutup rapat-rapat, dan mengubur segala perasaanku padanya, meskipun hati ini tidak akan pernah berbohong kalau aku benar-benar menyukainya. Aku hanya bisa melihat dia dari jauh, mengamati tingkahnya, senyum seadanya, tertawa di balik tembok yang jadi pemisah bila ada kekonyolan yang dibuatnya, sedih bila dia sakit, tapi semua itu kulakukan secara sembunyi.
Aku terlalu takut hingga aku memutuskan untuk membunuh perasaan yang pernah hadir dalam hatiku.
Awalnya aku mengira bahwa aku berhasil membunuh perasaan itu karena hampir setahun aku berhasil menyembunyikannya..
tapi aku salah..
Perasaanku mekar lagi saat kami bersama teman-teman yang lain pergi liburan ke suatu tempat. Yahh bisa di katakan Camping bersama, tapi peralatan saat itu tidak memadai, bayangkan saja kemahnya hanya satu dan bakal calon penghuninya ada 17 orang, dan kapasitas yang muat hanya 6 orang(hahhahha). Ya mau gak mau situasi ini mengharuskan kita semua jadi pake jadwal shift tidur. Waktu giliran aku tidur awalnya yang di sebelah kiri aku itu adalah teman perempuan, tapi tiba-tiba waktu aku bangun yang di sebelah kiriku berubah jadi cowok yang gak lain adalah dia.
oughhh no.. God..
I'm so shock, meskipun saat itu tidurnya rame-rame dan karena kondisi yang mengharuskan,
tapi tetap saja aku gak bisa menyembunyikan keterkejutanku dan betapa malunya aku saat itu, apalagi jadi bahan ledekan kawan-kawan..
Dan saat itu aku merasakan sesuatu yang dulu pernah ku kubur jauh tumbuh lagi,
dan perasaan itu semakin kuat. Mulai saat itu aku memutuskan untuk memperjuangkan cintaku, karena menurutku cinta itu memang pantas untuk diperjuangkan. Yahh, meskipun dia cuek, paling tidak aku sudah berusaha semampuku untuk memperjuangkan cintaku, bahkan kalaupun dia akan menolak aku, aku tidak akan malu apalagi kecewa, karena menurutku juga cinta itu kan tidak selamanya harus memiliki. Well,aku mulai pendekatan lagi. Awalnya aku tidak berani, tapi berkat dorongan para suporter setiaku, aku jadi semangat. Yap.. pendekatan di mulai dari sms yang sengaja di set sama temanku,
isinya malu-maluin banget..
malam bg tommy
lagi apa?
deasy
(hahahhahha..yang benar aja, tu sms ngaco dan garing banget). Yang jelas yang buat sms itu makin garing buat dibaca, ya karena yang nerima sms gak balas sms nya malam itu. Mau di buat kemana mukaku saat itu? Udah deh, saat itu aku mulai putus harapan lagi, sms aja gak di balas, gimana mau berharap cinta akan di balas? Tapi malam berikutnya ada keajaiban terjadi, dia balas sms ku yang kemaren malamnya gak di balas (hehehhe) senang sihh,.. akhirnya dia merespon. Dan akhirnya semuanya berlanjut, kami pun semakin dekat, mulai smsan, gereja bareng, nonton futsal sampai pernah waktu itu dia gak enak badan dan kawan-kawan yang lain kayaknya sengaja banget biar aku kusuk badan dia (hahhaha) oh my God malunya. Tapi itu jadi berdampak positif sih, aku jadi jauhhhhh lebih dekat lagi sama dia.
Sampai suatu malam, waktu itu salah satu dari kami ada yang sakit yaitu Dita, kebetulan yang paling dekat sama Dita adalah aku. Jadi sebagai kawan yang baik maka malam itu kami bertugas untuk menjaga dan mengawasi Dita. Awalnya yang menjaga Dita ada banyak yaitu Bg Adon, Bg Grik, Bg Tommy, Lita, Siska, dan tentu saja ada aku. Tapi berhubung hari besoknya mesti kuliah dan sekolah, Bg Adon, Lita, Siska keluar dari kamar Dita, Bg Grik tetap stay di kamar Dita tapi dalam keadaan ngorok, yahh singkat cerita tinggalah kami berdua yang terjaga saat itu. Yap, mulai deh acara bingung-bingungan kalau lagi gak ngontrol Dita,dan daripada bingung mau apa akhirnya ku putuskan untuk merebahkan diri di samping Dita, walaupun sebenarnya mata udah capek banget menahan kantuk yang datang, tapi yang namanya orang sakit kan mesti dijagain, belum lagi jaga image ma dia, masa' dia mesti liatin aku tidur? Entar dia tergoda lagi (hahahhaha ngarep), jadi deh aku gak tidur malam itu. Saat itu aku mengira semua sudah terlelap dalam mimpinya masing-masing termasuk dia, jadilah aku tergoda untuk memainkan rambutnya tapi wait dia belum tertidur ohh my God, betapa malunya aku saat itu, mainin rambutnya terkesan lantang banget karena saat itu belum ada status di antara kami. Memang dia gak komen apa-apa, malah lebih telihat senang. Tapi tetap aja malu. aku pun menghentikan aksiku untuk sementara, hingga pada menit berikutnya, kembali rambutnya menggoda aku untuk menyentuhnya, mulai deh jahilnya tanganku, tapi apa yang ingin ku lakukan tak sesuai dengan tindakan tanganku, yang ada tanganku mendarat di atas dadanya. ohh God.. apa sih yang udah aku lakukan?
malu-maluin aja deh, sadar kalau tindakanku itu begitu memalukan, aku pun menarik tanganku, tapi pada saat itu tak di sangka-sangka, dia menarik kembali tanganku dan meletakkannya tepat di atas jantungnya. Aku bisa merasakan betapa deg-degannya dia saat itu, sama seperti aku, dan waktu itu dia ungkapin perasaannya padaku dan meminta aku bertahta di hatinya, tentu saja aku mau karena tau sendirilah aku sudah lam menginginkan ini terjadi dalam hidupku. Dan dini hari tanggal 11 April 2012 kami resmi jadi sepasang kekasih...
aku sayang kamu tommy..
tulus dari hatiku..
:*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar